Jumat, 29 Juli 2011

MAU KAYA???? SEDEKAH DONK......





GUE PENGEN KAYA.....
GUE PENGEN BANYAK UANG..
GUE PENGEN JADI KONGLOMERAT.....

Kenapa??
Heran??? gak boleh gue pengen kaya???
Haram emang??
Gak khan??
Truss, nganggap gue matrealistis??
 BODO AMAT hahahaha...

 Well, siapa sih yang nggak pengen kaya, gue apa lagi. tujuan gue hidup adalah menjadi sang penguasa uang. Uang itu hanya beberapa lempengan koin dan beberapa carik kertas berwarna yang dianggap sangat berharga. Yang beratnya nggak sampe berapa gram selembarnya, tapi dampaknya bisa membuat sifat keBINATANGAN manusia itu muncul karena uang. nggak usah menyangkal, itu bener kok. jadi mesti cerdas, gimana caranya duit kerja buat kita...

 Inspirasi gue ingin jadi kaya apa ??
 Bukan sok dewasa atau apalah, gue pengen memajukan Indonesia kita, hiks.. lebay.
 Nggak , bukan itu sebenarnya, masalah Indonesia gue udah gak tau arah bicaranya kemana, yang gue tahu, sekarang di Indonesia lagi sedang aneh-anehnya.
 Gue pengen menanggulangi semua hidup keluarga gue, menyayangi keluarga besar gue dengan uang yang BANYAK serta BAROKAH. Sip, gue pertegas BAROKAH.....

 Setelah banyak bertanya, setelah banyak membaca dan setelah mengamati, serta memperhatikan secara seksama ( sama ajahh), kunci jadi kaya ternyata nggak ribet, sangat simple , begitu praktis, nggak mesti belajar ampe jadi profesor botak. Serius gue, itu benar-benar nggak perlu. Formulanya hanya 2, yang jika di reaksikan akan mengakibatkan sensasi yang amat luar biasa, baik sensasi batin, maupun jasmani, swear.

 ah, berbelit-belit ya...

 jawabannya : SEDEKAH + DOA IBU....
 just it??
 yeah.. no more...,
 MOREnya, efek dari kedua itu.....
 gak percaya!!!
 gue jelasin cess..

 Banyak yang heran, kenapa semakin ngebuang duit, atau harta apapun yang kita punya, semakin kita kaya!!?? dan orang yang mikir ini percaya emang rewardnya ada, tapi mereka hanya memikirkan sebatas " reward mereka di akhirat" yang akan mendapat balasan yang lebih di akhirat. SALAH banget tuh. tapi ini pemikiran orang KAYA yang keren menurut guru gue hehehe (usap-usap dagu)

Bukan salah mikir tentang akhirat, tapi agak keliru dalam pemahamannya, walau mereka yang mnyatakan itu nggak sadar, tentang rezeki yang nggak diduga-duga yang diterima oleh mereka. Dalam ayat al-qur'an juga mempertegas, jalan menuju syurga yah.... selain dengan sholat yah, sedekah.

Begitu sayangnya Allah sama kita, semua dititipin sama kita, entah itu kesehatan, dan harta, subhanallah. Tetapi allah akan semakin sayang ketika apa yang kita punya, kita bagi, bagi-bagi-bagi dan terus dibagi. Selain limpahan rahmat Allah swt pas di akhirat nanti, Allah nggak akan nyia-nyiain apapun yang kita keluarkan, baik ikhlas maupun nggak ikhlas. Semakin lo ikhlas, semakin ajib rewardnya cess, tapi semakin lo mengharap imbalan, semakinnnn susah nantinya . bener kan?? nggak sia-sia kan?? niat buruk yah hasilnya buruk,,, yo itu emang reward yang paling match, ya nggak??

 Berbagi harta...
 Berbagi Ilmu....
 Berbagi kasih sayang...
 Berbagi Informasi...
 berbagi teman yang berguna..
 berbagi dengan tenaga kita...
 Berbagi dengan waktu...
 kalo nggak bisa itu semua,
Berbagi pacar mungkin??? ( hahahah... nggak lah, yang pacaran maafnyo ^o^ )

seenggaknya SENYUM.... karena SENYUM sedekah paling mudah, gratis tapi nggak murahan, dan sangat -sangat bermakna. Senyum dikala susah, nunjukkin kita adalah seseorang yang teguh dan optimis... inilah orang-orang yang Allah tinggikan derajatnya, ckckck mamen nggak( yah nggak jauh-jauh kayak gue lah, #dirajam).
jadi kaya raya nggak haram kok, matrealistis juga gak haram tuh, asal..... lo kaya, untuk apa???, sifat matreaistis lo itu di peruntukkan untuk orang yang membutuhkan kah atau tidak???

 kok banyak oarang kaya SOMBONG???

 Itu bukan orang kaya, tapi ANAKNYA orang kaya....
 maen sama anaknnya,... sama orang tuanya dong. percaya deh, nggak ada orang KAYA itu sombong, Allah yang paling kaya aja nggak sombong hahaha.

 kalo mau sedekah harta, duitnya dari mana TIL?? Mungkin diri ini perlu di sedekahin.....
 behh.... makanya, di mix and match kan dengan doa sang IBU yang sangat mulia, sosok sabar, sosok yag cerewet tapi kasihnya subhanallah luar biasa. Allah bakal mengAminkan semua do'a seorang IBU, karena seorang IBU lebih berharga dari apapun. Kalo mau, sang ibu bisa aja minta sama Allah, ngejadiin anaknya segembel-gembelnya gembel, dan Allah pun meng-IYA-kan permintaan IBU kita, untuk itulah... dalam segala sesutu, minta selalu do'a ibu supaya menyertai kita, bersyukurlah jika IBU kita masih ada, dan mau bersusah mendoakan kita yang kelewat kurang ajar sama dia.

 Do'a ibu akan melahirkan, spirit-spirit baru. kalo udah minta doa Ibu biasanya, si anak, udah banyak ide, semakin optimis, semakin bekerja keras, dan segala sesuatu yang positif. Semua itu berkah yang nggak lalngsung di kasih sama Allah ta'ala, dasyat kan??? kita baru mau minta doa aja, udah ada perasaan yang menggebu-gebu dalam hati... gimana udah di doain...

 Diperuntukkan untuk manusia yang tau diri, cukup 2 itu aja kuncinya. trus yang nggak tau diri..... ???
balik lagi ke point satu, bersedekah kah ia di jalan Allah, do'a dari emak juga nggak cukup, do'a itu cuma mengcover niat doang, nggak sampai tindakan. karena yang punya syaraf adalah kita sendiri.

 semua tindakan, berasal dari pikiran. dan pikiran kita akan selalu di iyakan oleh Allah, dengan ujian-ujiannya. semakin baik pemikiran kita, allah akan semakin senang dengan memberikan kita ujian-ujiannya, semakin susah, dan semakin susah. Orang yang menerimapun semakin, teguh, optimis dan berhuznuzan. Allah hanya memberikan ujian berat sama orang yang mukmin, dan nguji sejauh manakah mukminnya mereka, saat nerima ujian... apakah selalu bertanya tentang solusi kepada-NYA, sebagai bentuk ketergantungan dan rasa cinta kasih kita kepada sang maha pencipta.

 Beda kasus, kalo sama yang pikirannya udah menye-menye.... dimana-mana, anak sekolah kalo menye-menye kelakuannya, di kasih ujian juga jawabnya menye-menye... hasilnya juga menye-menye.... guru semakin menye-menye juga. Bukan menyamakan guru dengan Allah, tapi kita lihat skala kecilnya... pantaskah kita begitu, di hadapan sang maha kuasa. Allahpun akan segan memberi, jika makhluk itu ragu atas kehendak Allah.

Allah itu sebenarnya, sebaik-baiknya zat, subhanallah. Sesuuzan apapun kita sama allah, Allah selalu ngasih yang terbaik. contoh : anak yang dijejal makanan banyak- banyak, akhirnya di kasih makan sedikit kan??

Gitu juga Allah, dia tau kita jenuh, DIA turunkan derajat kita untuk memperoleh ujian yang lebih pantas, Allah sesungguhnya nggak suka lihat kita susuah, dan sesungguhnya susah itu timbul dari diri kita sendiri.
  so... jangan sekali-sekali hopeless... semakin hopeless, semakin hilang spirit kita, dan bukan apa-apa di mata-NYA. hehehe

NB:
 thanks buat trainer motivator gue kak Leswadi ST, dirut SCHOOL OF LIFE yeahhh...

ngutip ^^

Kisah Sahabat